Hadi Suhendra Dukung Prioritas Lapangan Kerja dan Solusi BBM Nelayan untuk Penanggulangan Kemiskinan di Belawan

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, SH, menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung berbagai inisiatif untuk mengatasi masalah kemiskinan di wilayah Medan Utara. Dengan menekankan pada perluasan lapangan kerja, Hadi berharap dapat memberikan solusi yang konkret bagi masyarakat lokal, yang sering kali terjebak dalam siklus kemiskinan.
Mendorong Akses Lapangan Kerja di Belawan
Komitmen Hadi Suhendra tidak hanya sebatas ucapan, tetapi juga diimplementasikan melalui langkah-langkah strategis untuk memperluas akses lapangan kerja bagi penduduk setempat. Dalam pertemuan yang diadakan di Kecamatan Medan Belawan, ia menyoroti pentingnya memberikan bantuan sosial yang tepat sasaran serta penyelesaian masalah terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi nelayan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Jalan Sumatera No. 01, Kelurahan Belawan II, pada hari Sabtu, 13 Juni 2026, dan dilanjutkan di Jalan Pusara Blok 13 Sicanang pada hari berikutnya. Acara tersebut dihadiri oleh Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, Lurah Sicanang, Basu Fransiska, serta tokoh masyarakat dan ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Pentingnya Keterlibatan Perusahaan Lokal
Dalam kesempatan tersebut, Hadi menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Belawan memiliki tanggung jawab untuk membuka peluang kerja bagi warga setempat. Ia menekankan pentingnya pendataan terhadap tenaga kerja lokal yang telah diserap oleh perusahaan-perusahaan tersebut.
“Saya berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Belawan memberikan kesempatan kerja kepada anak-anak lokal,” ujar Hadi Suhendra. Ia juga memperingatkan agar tidak ada praktik pungutan biaya untuk mendapatkan pekerjaan, menginstruksikan masyarakat untuk melaporkan setiap oknum yang meminta imbalan finansial untuk memasukkan mereka ke dalam pekerjaan.
Program Pemerintah untuk Mengurangi Kemiskinan
Politisi dari Partai Golkar yang akrab disapa Hendra ini juga mengingatkan bahwa pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk menekan angka kemiskinan. Program-program tersebut mencakup bantuan sosial, layanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC), dukungan pendidikan, pelatihan keterampilan, bantuan perumahan, serta pemberdayaan usaha masyarakat.
Menurut Hadi, masalah ekonomi seharusnya tidak menjadi penghalang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak. “Tidak boleh ada anak-anak di Belawan yang putus sekolah hanya karena masalah biaya. Pemerintah telah menyiapkan berbagai bantuan untuk mendukung pendidikan masyarakat,” tegasnya.
Alokasi Anggaran untuk Medan Utara
Pada kesempatan yang sama, Hadi Suhendra menjelaskan bahwa DPRD bersama Pemerintah Kota Medan telah mendorong alokasi sekitar 30 persen dari anggaran pembangunan kota untuk wilayah Medan Utara, yang mencakup Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan. Hadi berpendapat bahwa kawasan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah, sehingga pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, serta kesehatan harus menjadi prioritas.
“Medan Utara merupakan salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, dan kesehatan harus menjadi prioritas,” tambahnya.
Dialog dengan Masyarakat dan Aspirasi yang Diterima
Dalam sesi dialog yang berlangsung, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang masih mereka hadapi. Beberapa isu yang diangkat antara lain sulitnya mendapatkan BBM subsidi untuk nelayan, kondisi jalan yang rusak, proyek pembangunan yang belum selesai, serta banjir yang sering melanda kawasan tersebut. Selain itu, masyarakat juga mengajukan kebutuhan akan lahan pemakaman baru karena banyak tempat pemakaman umum di Belawan sudah penuh.
Menanggapi keluhan ini, Hadi Suhendra menegaskan bahwa masalah BBM subsidi untuk nelayan akan menjadi perhatian serius DPRD Kota Medan. Ia berjanji akan segera mengadakan pembahasan dengan pihak Pertamina untuk mencari solusi terbaik terkait masalah ini.
Komitmen Terhadap Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Hadi juga berkomitmen untuk mengawal berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terutama mengenai pembangunan infrastruktur, penanganan banjir, dan kebutuhan lahan pemakaman. Ia percaya bahwa semua ini merupakan bagian penting dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Belawan.
Sementara itu, Camat Medan Belawan, Robby Kurniawan, menyatakan kesiapannya untuk mengevaluasi pemanfaatan aset pemerintah yang saat ini digunakan sebagai bank sampah. Ia juga berencana membuka peluang agar lokasi tersebut bisa difungsikan sebagai sarana pelatihan bagi masyarakat.
Transparansi dan Kolaborasi untuk Kesejahteraan
Robby menegaskan pentingnya transparansi dalam penyaluran bantuan sosial dan mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan adanya penyimpangan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bantuan sampai kepada yang berhak.
Di sisi lain, Lurah Sicanang, Basu Fransiska, berharap sosialisasi Perda Nomor 5 Tahun 2015 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang berbagai program pemerintah dalam upaya menekan angka kemiskinan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci penting untuk mewujudkan kesejahteraan warga Belawan, khususnya di Kelurahan Sicanang.
Dengan langkah-langkah konkret dan komitmen dari semua pihak, diharapkan masalah kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja di Belawan dapat ditangani dengan lebih efektif. Ini adalah harapan yang bukan hanya milik satu individu, melainkan tanggung jawab bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.





