
Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, baru-baru ini telah resmi melepas 1.058 petugas untuk Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan di seluruh kabupaten. Acara pelepasan ini berlangsung dalam suasana yang penuh semangat di Pendopo Trunojoyo pada hari Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan ini menandai awal dari proses pengumpulan data yang bertujuan untuk menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat secara lebih akurat.
Pentingnya Sensus Ekonomi 2026 untuk Pembangunan Daerah
Momentumnya sangat krusial, karena hasil sensus ini akan menjadi landasan bagi perencanaan pembangunan yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pengumpulan data yang akurat sangat dibutuhkan untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran dan efektif.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfudz, serta perwakilan dari Forkopimda, Kepala OPD, akademisi, pelaku usaha, dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan yang kuat terhadap pelaksanaan sensus ini.
Peran Strategis Sensus Ekonomi
Dalam sambutannya, Bupati H. Slamet Junaidi menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pengumpulan data biasa. Menurutnya, sensus ini memiliki peran yang sangat penting dalam memetakan kondisi ekonomi masyarakat. Data yang dihasilkan dari kegiatan ini akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan.
- Meningkatkan investasi
- Penguatan UMKM
- Penciptaan lapangan kerja
- Percepatan penanggulangan kemiskinan
- Penyusunan kebijakan pembangunan yang efektif
Implikasi Data Sensus bagi Kebijakan Publik
Bupati menekankan, “Data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat, dan kebijakan yang tepat akan menghasilkan pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Pernyataan ini mencerminkan betapa pentingnya integritas data dalam perumusan kebijakan publik.
Lebih lanjut, H. Slamet Junaidi mengapresiasi upaya Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sampang yang selama ini telah konsisten dalam menyediakan data statistik berkualitas. Data ini menjadi acuan dalam perencanaan program dan kegiatan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Capaian dan Tantangan Pembangunan di Kabupaten Sampang
Bupati juga memaparkan sejumlah capaian yang telah diraih Kabupaten Sampang dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tercatat mencapai 3,45 persen, yang merupakan angka tertinggi sejak pemulihan pascapandemi. Tingkat Pengangguran Terbuka berada di angka 2,44 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 67,23.
Meskipun ada pencapaian positif, H. Slamet Junaidi mengakui bahwa masih terdapat tantangan besar yang harus dihadapi. Angka kemiskinan yang masih berada di kisaran 20,61 persen menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Oleh karena itu, hasil dari Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih detail mengenai kondisi masyarakat, sehingga program yang dirumuskan lebih tepat sasaran.
Visi dan Dukungan terhadap Sensus Ekonomi 2026
Bupati H. Slamet Junaidi mengungkapkan bahwa data yang dihasilkan dari sensus ini sangat penting untuk mewujudkan visi “Sampang Hebat Bermartabat Plus”. Ia menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari OPD, kecamatan, kelurahan, hingga desa, untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Selain itu, ia juga mengajak berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, asosiasi pengusaha, tokoh agama, dan insan pers, untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan sensus. Kesadaran masyarakat akan pentingnya memberikan data yang akurat sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan ini.
Harapan untuk Petugas Sensus
Dalam penutup sambutannya, H. Slamet Junaidi mengingatkan kepada para petugas sensus yang akan bertugas hingga 31 Agustus 2026 untuk menjalankan tugas mereka dengan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Pendekatan yang humanis, komunikatif, dan santun dalam melakukan pendataan di lapangan juga sangat diharapkan.
Pelepasan resmi ini menandai dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sampang. Pemerintah daerah berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam proses ini, sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi daerah.
Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Ekonomi
Penting untuk dicatat bahwa partisipasi masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026 sangat diperlukan. Data yang akurat akan menjadi pijakan bagi pembangunan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan proses ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sampang.
Keterlibatan aktif masyarakat tidak hanya akan memperkaya data yang dikumpulkan, tetapi juga menciptakan kesadaran kolektif tentang pentingnya informasi yang tepat untuk kemajuan bersama. Oleh karena itu, mari kita dukung Sensus Ekonomi 2026 dan berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih baik.

