Bupati Karo Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Di tengah tantangan yang dihadapi dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, baru saja meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Polres Karo. Peresmian yang berlangsung pada Rabu, 8 April 2026, di Gang Saudara, Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe, mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengatasi masalah gizi dan stunting, terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu.
Tujuan Pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Keberadaan SPPG ini bertujuan untuk mendukung program prioritas pemerintah pusat, dengan fokus pada upaya penurunan angka stunting dan pemenuhan gizi bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak dan ibu hamil. Inisiatif ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen Polda Sumut dalam Peningkatan Kesehatan
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H, dalam sambutannya, menyatakan harapannya agar SPPG dapat memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil. Dengan hadirnya satuan pelayanan ini, Polri berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan generasi mendatang.
Peran Bupati Karo dalam Mendukung Program Gizi
Sebagai seorang kepala daerah yang juga memiliki latar belakang sebagai dokter spesialis kandungan, Bupati Karo memberikan dukungan penuh terhadap upaya ini. Beliau mengapresiasi kolaborasi antara Polda Sumut dan Polres Karo, serta menekankan pentingnya kerjasama lintas instansi dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Karo.
Pemilihan Lokasi yang Strategis
Bupati Ginting menilai pemilihan Gang Saudara sebagai lokasi SPPG sangat tepat. Hal ini bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan pelayanan gizi. Dengan menyediakan layanan di lokasi yang strategis, diharapkan lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program ini.
Pentingnya Gizi Seimbang bagi Ibu dan Anak
Dengan pengalaman sebagai dokter, Bupati Karo menggarisbawahi pentingnya asupan gizi yang seimbang. Gizi yang baik sangat berperan dalam mencegah risiko kematian pada ibu dan bayi, terutama selama masa kehamilan dan menyusui. Oleh karena itu, SPPG akan memberikan perhatian khusus pada kesehatan ibu dan anak.
Komitmen Pemkab Karo untuk Kolaborasi Berkelanjutan
Pemerintah Kabupaten Karo berkomitmen untuk terus menyelaraskan program-program daerah dengan inisiatif yang digagas oleh Polri melalui SPPG. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa upaya pemenuhan gizi serta penanganan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan dan efektif.
Fungsi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
SPPG 5, 7, 8, dan 9 yang dibentuk di wilayah hukum Polres Karo akan berfungsi sebagai pusat distribusi makanan bergizi secara gratis. Selain itu, SPPG juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pola hidup sehat dan pentingnya gizi seimbang.
Program Berkelanjutan dengan Pengawasan Ketat
Program ini dirancang untuk beroperasi secara berkelanjutan, dengan pengawasan yang ketat dari tenaga medis serta personel kepolisian setempat. Dengan demikian, diharapkan warga dapat memperoleh makanan bergizi dan mendapatkan informasi yang benar mengenai kesehatan dan gizi.
Partisipasi dalam Acara Peresmian
Acara peresmian SPPG ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, Kapolres Karo, serta unsur Forkopimda Kabupaten Karo dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luas terhadap program ini.
Peninjauan Fasilitas dan Penyerahan Paket Nutrisi
Di akhir acara, dilakukan peninjauan fasilitas dapur gizi dan penyerahan paket nutrisi secara simbolis kepada warga sekitar. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mengurangi angka stunting di Kabupaten Karo.
Dengan peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ini, diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, serta berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kolaborasi antara berbagai instansi dan masyarakat, kita dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat di masa depan.
